My Fav Quote

Tuesday, June 01, 2010

Cinta Di 1 JUNI

Cinta itu indah bilamana itu benar, bilamana berani mengalami dan menghadapi tantangan hidup!!!

Cinta membuat kita selalu mencari apa yang baik;
cinta menjadikan diri kita sebagai orang baik.

Adalah cinta yang mendorong pria dan wanita untuk menikah dan membentuk sebuah keluarga, mempunyai anak.
Adalah cinta yang mendorong orang lain untuk menerima kehidupan religius atau menjadi imam.

Cinta membuat engkau memperhatikan orang lain yang sedang kesulitan, siapapun mereka dan dimanapun mereka berada.

Setiap cinta manusia yang murni merupakan cerminan dari cinta yang adalah Allah sendiri, sebagaimana dikatakan oleh St. Yohanes dalam suratnya, "Manusia tanpa cinta tidak tahu apa-apa tentang Allah, karena Allah adalah cinta".




Sumber : Inspirasi selama 365 hari



Tuesday, May 04, 2010

Cinta

Jika ku tak salah, pernah ku lihat pancaran cinta dalam pandangan matanya...

Walau kini ku tak yakin mata tsb msh memiliki pancaran yg sama

Saat itu perasaan hatiku blmlah spt ini, shg ku tak mengerti arti pandangan sinar mata itu

Kini hatiku merindukan pandangan mata itu...!

Ahhh...yg lbh parah adalah aku menyadari ku tlah jatuh cinta pd pemilik pancaran mata itu

Entah bgm, hatiku sangat merindu thd dirinya pd saat jarak menjadi pembatas spt saat ini.

Akankah kerinduan ini berbuah manis saat ku bertemu dg nya dlm keseharianku nanti?
Apakah hatinya merasakan kerinduan yg sama?
Jika 'tidak' adalah jawaban, ku sungguh memerlukan byk rahmatMU, agar dlm keseharian pkerjaanku yg akan slalu btemu dgnya dpt kulalui dg baik.
Atau... ku mohon, benahilah hatiku ini, agar hanya merindukan yg Engkau inginkan dan rencanakan tuk mjd ...

*03.08 dini hari di Pematang Siantar, saat hatiku msh tertinggal di Merauke...dikantor itu...pilu!!!*

Sunday, April 04, 2010

Paskah 2010


Ini diriku wahai Sang Pencipta
Setelah sekian waktu sejak detik awal roh kehidupan Engkua tiupan ke dalam jiwa ini
Ku ingin tahu berapa banyak rasa syukurku telah merayapi surgaMU ??
Atau...apakah lebih banyak perdebatan diantara kita karena permohonanku yang tidak kunjung berhenti ??
Apakah sering ku membuat Engkau tersenyum ?? Atau Engkau lebih sering menggelengkan kepala keheranan melihat bebalnya kepala dan hatiku ini ?

Ini aku, wahai Sang Kekasih Jiwa,
Berusaha datang padaMu
Berusaha melayakkan diri
Berusaha berbenah agar pantas berada didepan altarMu pada Paskah ini
Tetapi...
Sangat tiba-tiba...
Hati ku menjadi begitu nelangsa...
Entah bagaimana ceritanya... kesedihan berebut tempat dengan suka cita yang kuharapkan...
Kemudian perasaan kehilangan akan sesuatu yang belum kumiliki menjadi sangat memilukan.

Ini aku, wahai Sang Pemilik Segalanya,
Saat Paskah Mu, ku beranikan diri meminta hadiah,
Berharap Engkau akan berbelas kasih kali ini
Jikapun permintaanku tidaklah tepat,kumohon benarkanlah dihadapanMU
Karena tlah kuangkat setingginya hatiku, tuk berada dekat diriMU dan dapat merasakan kehendakMU
Tetapi...Ku masih juga tidak mampu melihat indahnya rencanaMU
Dan itu sungguh sangat menyedihkanku
Serasa terabaikan diriku ini

Inilah aku, wahai Sang Yang Bangkit dari Maut,
Bangkitkanlah juga harapanku
bangkitkanlah juga imanku
Bangkitkanlah juga semangatku
Bangkitkanlah juga cinta kasihku
dari kegelapan kubur yang menjauhkanku dariMU

Inilah daku wahai Sang Kekal,
Semoga teriakku di Paskah ini sampai dialtar SurgaMU
Terdengar merdu dalam biara Surga itu
Menjadi wangi dupa dihadapanMU

Wahai Sang Waktu...inilah aku yang menanti sebuah keajaiban!!

Monday, January 25, 2010

Ingin ku bersandar...


Sore ini aku berbincang dengan Putri
Ku bertanya "apa pendapat dirimu ttg keberadaanku yang seperti ini?"
Kemudian celoteh dari dirinya, (yang kutahu tidak seratus persen memberi perhatian pada diriku,sebab ia sedang sibuk dgn google translate yang baru saja aku ajarkan itu)

"Aku sungguh heran dengan Kak Jun...kok bisa yah hingga usia seperti ini masih juga single ..."
Aku tersenyum
"Aku juga membayangkan bahwa pasti telah banyak orang berkata-kata dibelakang Kak Jun, tetapi Kak Jun cukup tabah yah, lanjutnya"
Akhirnya aku tertawa dan mengucapkan terimakasih untuk komentar jujurnya itu.
Ia kembali sibuk dengan google translate nya

Sedangkan aku masuk dalam renunganku.
Jauh sudah DIA membawaku berjalan dan aku sungguh ingin bersandar
Banyak tuntutan yang telah ku dengar diawal tahun 2010 ini
Banyak sekali harapan yang merekalekatkan pada diriku
Tetapi, apakah mereka pernah bertanya, bagaimana sesungguhnya harapku ??
Apakah sesungguhnya kerinduan hati ku ?
Bagaimana perasaan hatiku yang terdalam ??

Ku rindu, ada seseorang yang menanyakannya daripada hanya binggung dan heran melihat tampilan luar diriku ini dan melekatkan aneka beban yang aku juga tidak cukup yakin dapat menjawabnya.

Aku bercerita padaNYA tadi malam...
Hanya Engkau saja yang biasanya menjadi tempatku menumpahkan kepenuhan dalam diriku
Dan mulai tadi malam, aku memiliki suatu kerinduan
Ku sangat membutuhkan campur tangan dan rahmatMU kali ini
Agar jelaslah langkahku ini bagi diriku sendiri
Agar mampu ku mengerti apa sesungguhnya yang Engkau inginkan dari keberadaanku
Agar dapat berbahagialah orang-orang yang melekatkan harappnya pada diri ini

Sebab ku menjadi sangat sedih saat menyadari bahwa tidak ada peluang bagiku hidup dengan hanya memikirkan diri sendiri.
Banyak pihak yang juga perlu turut dipertimbangkan keberadaannya.
Aku ingin bersandar dengan lekatan beban-beban tersebut...
Adakah tempat ???

Friday, June 12, 2009

Kehilangan


Suatu perasaan yang sangatmtidak kusukai adalah kehilangan...
JIka aku kehilangan suatu benda, biasanya aku berkata dalam diriku "jika barang tersebut memang milikku maka seharusnya ia akan kembali pada ku".

Mengapa aku memiliki keyakinan seperti itu ??
Sebab aku telah berusaha untuk dapat memilikinya dengan cara yang benar, aku juga telah berkomitmen dalam diriku saat hendak memiliki suatu barang (membelinya) maka aku juga harus memiliki kesiapan tuk kehilangannya...nah jika suatu saat barang ersebut hilang...maka aku berharap bahwa itu adlah bagian dari pengalaman yang telah diijinkan oleh Sang Maha Agung menjadi bagian dari jejakku.

Ku ingin berkata dengan sangat jujur...bahwa aku sangat kehilangan seseorang semenjak ia berlalu di bulan kelima tahun duaribusembilan ini...tepatnya dihari saat jam tanganku tiba2 mati...hingga saat ini tanggalnya tidak berubah...tetap menunjukkan angka sembilan..walalupun jarum detik, menit dan jam nya telah berputar berulang-ulang seperti sediakala.

Kehilangan...
Serasa ada yang mengambil sesuatu dari dalam diriku...padahal tidak seorangpun..
Serasa ada yang terasa hampa...padaal kegiatan begitu padat...
Serasa ada yang begitu tega meninggalkan diriku saat aku masih membutuhkan kehadirannya...padahal saat dirinya ada, aku tidak mampu berkata-kata...

Pandanganku terhadap setiap kenangan...setiap tempat...setiap jalan... setiap orang yang pernah aku lalui dimana engkau turut hadir saat itu telah membuat aku semakin merasa merindu...semakin menginginkan saat itu terulang kembali...hingga membuat aku memohon pada Sang Waktu untuk memberi diriku kesempatan kembali untuk dapat bertemu dirinya...

Kehilangan...
telah mengubah cara pandanganku terhadap alam semesta ...
telah mengubah bait-bait doa yang kulantunkan...
telah mengubah arti memiliki yang kumengerti sebeblumnya...
telah mengubah karakter dalam diriku...
telah mengubah ambisi dan impianku...

Lantas...apa selanjutnya...??
Sampai kapankah engkau ingin bercokol dalam diriku ...??
Berbicaralah wahai Sang Waktu...
Jangan sampai aku terbiasa oleh kebisuan dan akhirnya membeku dan kaku dalam keacuhan ...

Kehilangan ini telah menyedihkanku...
Jangan mulai ...kumohon jangan mulai lagi...
Ajarku untuk berani jujur...
Sungguh-sungguh jujur dihadapanMu dan sesamaku...
Ajarku untuk semakin serupa dengan mimpiMu...
Indah dalam sebutan "kekasih kecilKu"
Ajarku tuk setia dalam segala perkara
Seperti Engkau yang kukenal adalah SETIA...

Aku merindu dalam kehilanganku kali ini...
Belum juga keikhlasan kumiliki rupanya
Aku sungguh merindu !!!

Tuesday, June 02, 2009

Edisi Juni di Merauke

Suatu senja, dalam perjalanan bersama dengan sosok yang memberi perasaan nyaman, terjadi perbincangan yang agak kaku...dengan jarak yang tetap terjaga tetapi juga keinginan untuk menjadi lebih dekat..
Itulah pertempuran dan peperangan dalam batin yang diabaikan seolah-olah tiada...dan menutupinya dengan topeng senyum di wajah yang sesungguhnya agak miris...
Inilah sisi lain kepengecutan diri...

Takut terhadap apakah ? Takut dengan siapa ?
Ada harga yang harus dibayar unutk segala sesuatu...termasuk untuk menjadi jujur. Sebenarnya, keujuran tersebut membebaskan dan memberi perasaa lega.
Seperti orang yang sekian waktu menanti dan terpenjara dengan perasaan jenuhnya, tepat saat menatap yang dinanti tiba...seluruh kepenatan, kebosanan dan kejengkelan menjadi sirna...

Beranikah daku memberi diri waktu tuk menunggu...? Walalupun waktu tiada memberi kepastian ?
Adakah kesabaran dalam diriku, yang akan menghasilkan sukacita ?
Adakah ikhlas terajut dalam setiap perasaan dan harapan yang kumiliki ? Juga saat tiada kesempatan tuk memiliki ?

Ku belajar tuk mencinta dengan ikhlas...dengan tulus...dengan sabar...dan dengan seutuh dan sepenuhnya.

Bentuklah dan beri aku waktu tuk menjadi sepperti impianMU...





Senja di wilayah Urumb, Merauke, Papua.

Thursday, November 20, 2008

Langkah Kaki kecil ini...


Disaat SMA muncul keyakinan bhw daku akan menjelajahi Indonesia dr Sabang s/d Merauke. Keyakinan tsb smakin menebal kala ku menyadari tahi lalat di kakiku. Spt mama yg jg memiliki hal yg sama dan lihatlah dirinya yg tak hentinya berkeliling dr suatu tempat ke tempat lain. Mengenang impian masa lalu tsb tlh mbuat airmata menetes kala menulis dlm blog ini. Tlah jauh DIA menuntunku b'jln sambil memenuhi hasrat petualang ku. Bhkan IA mbawaku ke t4 yg hy scara spontan bkelebat dlm benakku. Mmg daku tak menuangkn bbrp pglmn trakhir dlm blog ini. Ini sengaja kubuat, krn ku tak ingin pd pglmn br, menulis mjd suatu rutinitas, hy mjd sbuah alat prekam tuk mbangkitkn ingatn tanpa sempat mberi ruang bg pglmn tsb tuk sungguh2 meresapi diri n tak mberi diri wkt tuk menggumuli pglmn yg br datang dg aneka makna, pesan, keindahn n tanda2 yg menyertainya. Kmrn kucoba mempatri pglmn dlm diri tanpa tulisn. Pengalaman stlh melangkah keluar dr ASEC, ke Sumba Timur, memiliki sahabat2 br, jatuh cinta, bgulat dg aneka kejutan hingga daku sampai dititik ini dmana saat kaki akhirnya menjejak di tanah Papua ini! Merauke!


Wahai Pemilik Jiwa, tahukah Engkau bgm rasanya sang jiwa ini tharu?! Bgm daku smakin menggigil krn cintaMu terasa berusaha begt erat mendekapku...serasa tak mberi kesemptn tuk meragu...kecuali smakin yakin...n yakin bhw Engkau sungguh2 mencintaiku...mengusahakn kebahagianku n slalu myertaiku. Smoga keberadaanku ini, mampu membuat Engkau tsenyum. Sebuah senyuman besar yg mengundangku smakin berlari menuju pelukanMu...tuk smakin pasrah dlm kehangatn kasihMu. Trimakasih Sang Kekasih Jiwa...:-)

Dari kekasih kecilMu, yg sdg tharu dlm keheningn mlm ke-2nya yg hujan di Merauke. (21 Nov '08, 00.00 WIT)

Search This Blog