My Fav Quote

Sunday, December 11, 2011

Doa Dua Orang Sahabat

Bersama seorang sahabat yang berada sangat jauh dengan perbedaan waktu yang panjang...tercipta sebuah kesepakatan untuk berdoa bersama
Berdoa bersama untuk kesamaan yang sedang kami rasakan

Kami adalah dua orang perempuan yang sedang bergumul akan hal yang senada
Memiliki suatu kerinduan dan harapan pada orang yang kami kasihi
Perasaan kasih yang muncul kerena suatu kebersamaan dalam jangka waktu tertentu, mengenal lebih mendalam kelebihan dan kekurangan, diskusi dan perbincangan-perbincangan yang terasa nyaman dan kemudian kami terbentuklah perasaan ingin mengasihi secara khusus dan mendalam dihati kami

Perasaan ingin mengasihi ini mungkin tidaklah salah...jika tanpa diikuti oleh suatu harapan mendalam selanjutnya
Perasaan ingin mengasihi ini mungkin tidaklahkeliru...jika tiada kata "in relationship" terhadap orang tersebut
Perasaan mengasihi ini mungkin tidak akan mengganggu...jika saja kami mampu mengendalikan dan mengaturnya
Perasaan ingin mengasihi ini mungkin tidak akan meresahkan...jika saja kami mampu menyadari dan membedakannya...apakah ini sesuai dengan impianNYA atau hanya impian kami saja...

Karea itu semua...karena kami seperti tak berdaya...seperti tak mengerti harus bagaimana...dan kami cukup lelah dengan ketidak jelasan ini...maka
Kami berdoa bersama....
Memohon rahmat dan kemurahan hati Tuhan
Untuk memberikan perasaan, kerinduan, harapan dan impian
Yang hanya berasal dari padanya
Yang sesuai dengan rencananya

Semoga kami dimampukan  untuk tahu kapan terus berharap dan kapan tuk berhenti
Semoga kami di beri hati yang tulus ikhlas dalam menjalani hari-hari kedepan yang sesuai dengan impianNYA
dan menerima sejarah kebersamaan dengan orang-orang yang kami kasihi sebagai bagaian dari penyelenggaraan Ilahi yang indah bagi kami

Dengan sangat...kami mohon kemurahan dan belas kasihan dari pada Tuhan
Dengarkanlah doakami ya Tuhan yang Maha Segalanya... Amin.

Wednesday, December 07, 2011

Jangan Menyerah akan Diriku ini

Jadi model, saat Angel sedang belajar memfoto
Sore ini...saat berada diatas tag boat...saat mataku memandang ke kedalam air yang penuh ikan...saat dengan sabar menunggu pancing disambar oleh ikan...aku merenungkan beberapa hal...yang sunguh sangat aku belum pahami dalam kehidupanku ini...
 Aku imani bahwa setiap manusia memiliki warna dan jalannya masing-masing...dan aku sangat menyakini bahwa DIA pasti akan menuntun menuju seperti impianNYA...

Daku belum mengerti tentang kerinduan dalam hatiku ini
Bagaimana untuk menghidupinya
Bagaimana untuk bersahabat dengan perasaan ini...
Bagaimana untuk tunduk dan pasrah pada suatu kondisi dimana diriku tidak mungkin berbuat apa-apa lagi
Bagaimana aku harus belajar untuk mengandalkan Engkau saja...

Apakah aku ini yang terlalu sudah dididik ya Tuhanku...
Apakah aku ini tuli, sehingga tidak mampu mendengarkan apa yang Engkau katakan melalui berbagai peristiwa dalam harianku ?
Apakah aku ini yang terlalu acuh dan kurang peka...untuk menyadari bahwa ini bukan berasal dari padaMU ?
Apakah aku ini telah membiarkan diriku dikuasai oleh hanya keinginan kedaginganku saja...sehingga menjadi tulus ikhlas semakin sulit rasanya ?

Apapun itu, ya Tuhanku...
Apapun itu...aku mohon...
Agar Engkau tidak menyerah pada diriku...tidak membiarkan aku semakin jauh dari rupa yang Engau kehendaki....
Terus olahlah aku...walau harus melalui apapun yang Engkau rasa adalah terbaik bagiku, asal sesuai dengan kehendakMU...walau terkadang itu sangat keras dan menyakitkan...terus olahlah aku...
Asal jangan biarkan aku terpisah dan semakin jauh dari impianMU...
Jangan biarkan daku berjalan sendiri...membuat jalanku yang entah berakhir dimana..

Janganlah menyerah akan diriku ini ya Tuhanku...sebandel...senakal apapun aku ini...
Janganlah menyerah akan diriku ini, ya Tuhanku...


Dihari saat masih pagi...kurasakan sangat rindu akan Merauke...teringat dan terkenang akan beberapa kegiatan yang sangat ingin ku alami kembali...

Friday, December 02, 2011

Ingin ku Melihat

Pada sebuah dermaga, setelah pulang mengajar
Ku mengimajinasikan, DIA bertanya kepadaku, "Jun, apakah yang engkau inginkan tuk KUlakukan bagimu, kekasih kecilKU?"

Kemudian bibirku berkata, "Mampukan daku melihat....melihat cinta dengan apa sesungguhnya adanya dirinya yang utuh, melihat impian dan kerinduan hatiku bertumbuh menjadi suatu realita...melihat Engkau perkenankanku untuk menghidupi kerinduan dan harapanku..."


Setelah sekian waktu...setelah sedemian jauh...setelah begitu lelah...setelah ku hampir tak ku temukan jalan dan cara...
Dalam keheningan batinku hanya dapat berkata..."Jesus of Nazareth...have pity on me..."
Yah...hanya kemurahan dan belas kasihan dari Tuhan saja...
Dan jikalau boleh bermohon...
Berikanlah daku kado atas kemurahan dan belaskasihan dari padaMUsebagai kado Natal ku di tahun 2011 ini
Doa didalam kedalaman batinku

Dihari daku melihat ikan lumba-lumba berenang beriringan

Wednesday, November 23, 2011

Destroying and rebuilding

I am invited to go to Guncan-Gima, the site of a Zen Buddhist temple. When I get there, I am surprised to see that the extraordinarily beautiful building, which is situated in the middle of a vast forest, is right next to a huge piece of waste ground.
I ask what the waste ground is for and the man in charge explains (I can’t verify if it is true, but it must be).

‘That is where we will build the next temple.
‘Every twenty years, we destroy the temple you see before you now and rebuild it again on the site next to it.
‘This means that the monks who have trained as carpenters, stonemasons and architects are always using their practical skills and passing them on to their apprentices.
‘ It also shows them that nothing in this life is eternal and that even temples are in need of constant improvement.’

by PAULO COELHO

Friday, November 18, 2011

Bagian Kedua - Engkau tetap pakaiku walau dalam kelemahanku

Engkau sungguh sangat luar biasa yah Tuhanku...
Engkau tahu kelemahanku
Engkau tahu bahwa suaraku tidaklah merdu
Engkau tahu bahwaku tak pernah percaya diri tuk bernyanyi
kecuali hanya bagiMU...hanya bagiMU...

Dan ditempat ini...aku merasakan bahwa Engkau justru menggunakanku pada titik kelemahanku yang sangat ingin ku hindari tersebut
Engkau ajakku tuk bernyanyi bersama adik-adik itu
Engkau beri cara bagaimana agar mereka dapat bersuka cita dalam kelas itu
Dan kelemahanku itupun menjadi alat bagi mereka...

Aku sangat merasa terharu...
Merasa sangat tersentuh...apa yang kumiliki ini...sesuatu yang jauh dari sempurna...
Dapat menjadi sumber suka cita bagi anak-anak kecil itu
Aku merasa tersanjung Tuhanku...
Engkau begitu bermurah hati...memberi kesempatan itu padaku
Walaupun sesungguhnya...ku tak pantas...tetapi ENgkau tetap pakai diriku...

Terima kasih atas kesempatan indah dariMU ini
Ajarku tuk selalu mampu menggunakan setiap kesempatan yang Engkau berikan dengan baik
Mengembangkan setiap peluang dengan penuh suka cita dan syukur
Bantuku tuk selalu mampu melihat ajakanMu disetiap waktu yang Engkau berikan
Bimbinglah diriku ini dalam setiap langkahnya...
Agar hanya semakin dekat dengan Engkau saja arahnya... Amien

Sunday, November 06, 2011

Bagian Pertama - Let me be Your tools for those children

Saat kumelihat dan mendengar bahwa anak-anak itu telah lebih satu bulan tidak bersekolah
Telah sekian waktu, tiada guru yang datang
Rasanya ada suatu dentuman keras dalam hatiku
Tidak mampu mengerti mengapa mereka dibiarkan begitu saja
Mengapa kesempatan mereka di abaikan
Kemana pihak-pihak yang seharusnya berada didepan kelas mereka itu ?
Bukankah seharusnya anak-anak tersebut mendapatkan hak-hak mereka

Rasanya ingin berbuat banyak...
Rasanya ingin berada disana bersama mereka
Rasanya ingin memberi diri lebih dalam lagi
Walau harus melewati laut biru itu, rasanya ku bersedia
Memang ada beberapa kendala, dengan posisi diriku ini
Tetapi pasti ada jalan...

Making me as Your tools for those children, Lord
Let me find out Your will in those children

Dear Lord, show me the way....

Tuesday, November 01, 2011

Tanggal cantik 1.11.11, Tempat indah

Laut biru
Bening...penuh dengan ikan warna-warni...laksanakan akuarium yang sangat memanjakan mata
Langit biru
Bersih...cerah...disertai awan putih yang harmonis berpadu dengan sang laut
Bukit-bukit menghijau
Penuh lekung, bentuk unik...terasa sangat misterius bermunculan ditengah-tengah lautan tak terkira

Tempat ini sangat indah...
Benar-benar indah...
Persis seperti yang telah Engkau katakan...
"Aku akan membawamu ke tempat yang indah..."

Engkau sungguh tepati janjiMU wahai Sang Kekasih
Sujud syukur tak ter kira akan kemurahanMU ini
Dan ku tak mampu mengerti keseluruhan peristiwa yang telah terjadi
Hingga  Engkau akhirnya membawaku ke tempat indah ini

Hari ini...ditanggal cantik ini
Hatiku hanya ingin bersyukur untuk kemurahan hatiMU
Semoga seluruh kerinduan dan impian serta harapanku hanya berasal daripadaMU, wahai Kekasih Jiwaku...

Search This Blog