Dalam satu minggu ini, diriku sangat bergulat dengan kata "konsisten"
Merasa sangat kecewa akibat suatu keputusan yang berubah tanpa alasan kuat dan tanpa komunikasi seperti awal mula
Perubahan yang mengakibatkan diri bertanya-tanya
"Mengapakah berubah-ubah ?"
Jika memang ada yang keliru sejak semula, apakah tidak bisa kita duduk bersama dan mendiskusikannya ?
Atau mungkin akan lebih indah, jika kitatidak menjanjikan apapun sedari awal, karena setiap janji pasti akan menumbuhkan suatu harapan dan setiap harapan membawa diri kedalam suatu perencanaan dan kemudian
Akibat ketidak konsisten, hati menjadi sangat kecewa
Seolah-olah seperti dipermainkan
Bahkan dalam semngat pertemananpun...tidak pernah terbayang akan diperlakukan seperti ini
Apalagi dalam wilayah profesionalisme
Masih juga bertanya-tanya dan tidak percaya..."mengapakah langkah ini yang diambil ?"
Walau diriku sangat menyukai dan berharap masih dapat terlibat dalam kegiatan pengembangan masyarakat yang ada disana, tetapi ada getir, rasa tidak nyaman sebelum memulai
Walau sangat berat, kuputuskan untuk tidak terlibat
Walau sangat ingin bergabung, ku coba untuk menghindar
Walau kecewa, ku coba yakinkan diri, inilah yang terbaik.
Karena peristiwa ini, aku berjanji pada diriku untuk lebih sungguh-sungguh mampu menjaga dan menepati apa yang pernah aku ucapkan
Jangan sampai ada hati dan individu yang kecewa akibat ketidak konsistenan diriku
Aku berjanji untuk belajar tetap konsisten, karena aku menghargai pribadi sesamaku dan aku tahu bagaimana rasanya diperlakukan secara tidak konsisten
Ahhh teman...mengapakah begini akhirnya ???
Friday, November 09, 2012
Sunday, November 04, 2012
A beautiful message from a far away friend
Go placidly amid the noise and the haste,
and remember what peace there may be in
silence.
As far as possible, without surrender,
be on good terms with all persons.
Speak your truth quietly and clearly;
and listen to others,
even to the dull and the ignorant;
they too have their story.
Avoid loud and aggressive persons,
they are vexations to the spirit.
If you compare yourself with others,
you may become vain or bitter;
for always there will be greater and
lesser persons than yourself.
Enjoy your achievements as well as your
plans.
Keep interested in your own career,
however humble;
it is a real possession in the changing
fortunes of time.
Exercise caution in
your business affairs,
for the world is full of trickery.
But let not this blind you to what
virtue there is,
many persons strive for high ideals,
and everywhere life is full of
heroism.
Be yourself.
Especially do not feign affection.
Neither be cynical about love,
for in the face of all aridity and
disenchantment
it is as perennial as the grass.
Take kindly to the counsel of the years,
gracefully surrendering the things of
youth.
Nurture strength of spirit to shield you
in sudden misfortune.
But do not distress yourself with dark
imaginings.
Many fears are born of fatigue and
loneliness.
Beyond a wholesome discipline,
be gentle with yourself.
You are a child of the universe,
no less than the trees or the stars,
you have a right to be here.
And whether or not it is clear to you,
no doubt the universe is unfolding as it
should.
Therefore, be at peace with God,
whatever you conceive Him to be.
And whatever your labours and
aspirations
in the noisy confusion of life
keep peace in your soul.
With all its sham, drudgery and broken
dreams,
it is still a beautiful world.
Ps. Mery, thank you so much for sharing this message... I do like and need it... :)
|
Saturday, September 22, 2012
A beautiful prayer from a friend
| Segarnya bunga setelah hujan |
God, give us grace
to accept with serenity
the things that cannot be changed,
Courage to change the things
which should be changed,
and the Wisdom to distinguish
the one from the other.
Living one day at a time,
Enjoying one moment at a time,
Accepting hardship as a pathway to peace,
Taking, as Jesus did,
This sinful world as it is,
Not as I would have it,
Trusting that You will make all things right,
If I surrender to Your will,
So that I may be reasonably happy in this
life,
And supremely happy with You forever in the
next.
Amen.
Sunday, September 16, 2012
Mereka bertepuk tangan
![]() |
| Murid-murid terkasih...mereka belajar menulis |
Rasa malas menyerang, kelelahan kemarin masih sangat terasa dan badan masih merasa pegal-pegal.
Bertambah lagi malas terkena cipratan air laut saat berada di atas perahu menuju pulau Rauki.
Dalam hati berkata..."mungkin lebih baik tidak mengajar hari ini..."
Tetapi kemudian teringat akan anak-anak itu...kelas mereka telah 2 minggu tidak kuhadiri.
Ada rasa kasihan dalam diriku.
Akhirnya aku semangatkan diri tuk tetap pergi mengajar.
Dalam perjalanan di atas perahu...aku hanya terdiam sambil memandang langit dan bukit-bukit yang memanjang hijau.
Kemudian dalam hati aku sempat berkata..."mengapa bisa sampai sejauh ini perjalanan ini, disebuah pulau yang mungkin dalam petapun tidak ada....?"
Dalam kelelahan yang masih terasa...tiba-tiba aku merasa seperti ada yang hilang...
Sesaat tiba sampai di pulau...
Langsung menuju ke sekolah...sambil menyapa setiap orang yang kutemui dalam perjalanan
Saat tiba di sekolah langsung menuju ruang kelas 1...rupanya didalam telah ada seorang guru...mungkin diriku terlalu lama tiba disekolah, sehingga ia telah masuk kelas terlebih dahulu.
Kemudian aku bertanya "apakah saya mengjar dikelas ini Bu Guru ?"
Anak-anak langsung bersorak saat melihat diriku di depan pintu....
dan begitu aku melangkah masuk setelah Bu Guru berkata "iya"...seluruh murid-murid itu berdiri dan bertepuk tangan sambil bersorak senang...
Aku terpana..terpukau dan terpesona...dan
Tiba-tiba...dalam hatiku muncul suatu perasaan sukacita dan syukur yang tak terkira...dan aku tersenyum-senyum sendiri didepan anak-anak itu....
Rasanya selama sekolah ... aku sendiri belum pernah berdiri dan bertepuk tangan bagi guruku saat guru masuk ke kelas...
Ya ampuuuun....sampai begitu indah sekali sambutan mereka terhadap kehadiran diriku
Sampai aku terharu ...
Aku merasa sangat di kasihi
Aku merasa DIA sangat peduli
Aku merasa DIA sedang berusaha menghibur
Aku kemudian merasa bahwa berada di pulau terpencil ini bukanlah suatu kesengajaan.
Memang DIA sengaja membawaku sampai sejauh ini...
Memang DIA menghendaki diriku melakukan sesuatu disini.
Tuhan...Terima kasih untuk hari Sabtu yang indah itu
Aku hanya ingin menjadi alat Tuhan saja sepanjang umur hidupku.
Saturday, September 01, 2012
Saturday, August 25, 2012
Bintang-bintang
Dan
bintang-bintang diatas sana selalu bersinar cemerlang
Seolah-olah
tiada lelah, berkilau kelap-kelip
Saat gelap
malam yang sangat pekat
Justru keindahannya
semakin nyata
Tiada
terhingga bilangan
Berserakan
dalam tatanan harmonis
Beragam rupa
dan ukurannya
Beraneka kilauan
cahaya warnanya
Memikat mata
tuk slalu memandang
Membuat hati
berdecak kagum
Membangun
jiwa tuk naikan pujian
Akan Engkau yang
Maha Indah Luar biasa
Ku bersyukur
Ku dikasihi
dengan cara yang juga sangat indah
Ku berlimpah
berkat kemurahan hatiMU
Ku dipelihara
dengan kasih sayang
Sayang akan
Engkau ya Tuhanku
Sayang dan
mengasihi Engkau selalu ya Yesusku
Semoga hidup
ini berharga dihadiran Tuhan
Semoga
selalu dekat & mengenal hatiMU
Sujud
syukurku ... pada Tuhan yang sangat baik bagiku...
ENGKAU lah
bintang penuntun dalam kehidupanku
Wednesday, August 15, 2012
Dear Lord, where areYou ?
My dear Lord, where are You ?
Longing to be near You
Listen to Your whispering
and...lay in Your warm embrace
My dear Lord...where are You ?
Longing to be near You
Listen to Your whispering
and...lay in Your warm embrace
My dear Lord...where are You ?
Subscribe to:
Posts (Atom)

