My Fav Quote

Sunday, January 29, 2012

Pencaharian Rumah

Me with d white laptop
Berharap dan berdoa diberkati dengan kerinduan hati akan perjalanan dalam pencaharian rumah akan berhenti pada tahun Naga ini
Selalu berdoa dan bermohon agar dibimbing menapaki jalan-jalan yang telah DIA susun dan rancangkan untuk  dilalui agar dapat behenti dalam sebuah rumah
Rumah...sebuah tempat dimana hati berdiam
Rumah...sebuah perlindungan bagi jiwa dari panas dan hujan yang menerpa
Rumah...dimana hati dan jiwa merasa aman dan nyaman
Rumah...tempat menuangkan berbagai ilham dan inspirasi
Rumah...tempat segala cerita tercurah
Rumah...tempat kita berbagi  tanpa ragu dan kuatir
Rumah...tempat membesarkan para malaikat-malaikat titipanNYA

Merindukan rumah...untuk merebahkan bahu
Merindukan rumah...tempat berbagi rahasia terdalam yang tak ingin diketahui orang lainnya
Merindukan rumah...tempat merenung , berdialog  dan merencanakan masa depan  bersama
Serta merindukan rumah yang akan membuat semakin dekat dengan Engkau wahai Sang Pencipta

Tak ingin jiwa menjadi kosong...
Jiwa yang telah lelah menggembara entah sampai kemana
Jiwa yang telah melalui malam-malam kelam yang  melelahkan

Rindu akan rumah...
Bilakah sampai pada 'rumah' impianMU itu...
Bawalah jiwa agar berhenti, berteduh dan diam dalam rumah impianMU
Semoga...langkah-langkah ini telah berada dijalan yang benar menuju rumahnya...
Semoga...

Saturday, December 31, 2011

Teach me, dear Lord

Smile in the middle
O dear Lord, teach me
Your ways always
To have heart only surrender to You
To have hope in You and love that always blooms for You and springs for all people sorround me
To have heart of wisdom in this life of journey and listen to You always


Dear Lord, always teach me everyday
In every trouble, teach me to survive
In every anxiety, teach me to trust You
In every drop of tears, teach me to tough up
There is always hope in You, O Lord



My dear Lord, teach me always
To become a better person day by day
To keep working hard and submit the result to God will
To see the beauty in simplicity
To have a simple heart and humility


Lord, teach me, today and in the future
Only trust You all of my life
My life in Your hands, oh Lord
Guide me and help me in every single of my days in 2012
I know, dear Lord God is always accompanied

Thank you for all the blessing in my life

Thank you my dear Lord...
Thank you

Friday, December 30, 2011

Berhitung Berkat

Ketika aku memasuki awal tahun 2011 di Merauke, saat itu diriku baru pulang dari keliling-keliling kota, malam dalam kesendirianku di samping rumah Pak Mardi, saat itu diriku memiliki banyak harapan dan impian tuk tahun 2011 yang akan segera berlalu ini.

Dan jika sekarang aku melihat kebelakang...mengingat harapan-harapanku saat itu...aku terharu dan mataku serasa berlinang air mata.  Tidak tahu bagaimana harus mengekspresikan perasaan dalam hati ini

Dan pagi ini...saat aku membaca Kejadian 21:1 "Tuhan memperhatikan Sara, seperti yang difirmankanNya, dan Tuhan melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikanNya"
kemudian  mencoba mengganti kata "Sara" dengan namaku "Juniar", hatiku bergetar dan terharu sangat...ingin rasanya menangis...
Ku tahu bahwa aku belum memiliki iman yang cukup kuat dan besar untuk dapat tenang dan ikhlas akan masa yang telah berlalu dan menjalani masa yang akan datang.
Aku sungguh berharap dan berusaha...untuk dapat dengan sungguh-sungguh mengenali setiap kehendakMU...tetapi terkadang aku merasa gagal...tidak mampu...bahkan mungkin berada di jalan yang tidak sesuai dengan kehendakMU
Berkali-kali aku kembali bertanya dan berusaha untuk terus menjadi seperti apa yang Engkau kehendaki...dan sering kali aku merasa kembali tidak tahu harus bagaimana
Kadang aku kuatir dan takut...bahwa apa yang aku dengarkan dalam hatiku atau doaku...adalah suara keinginanku sendiri...bukan sesuatu yang berasal dari padaMU

Ingin aku memiliki iman seperti apa yang tertulis dalam Ibrani 11:1 "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat"...yang pagi ini juga telah menyengat hatiku.  Tumbuh suatu kesadaran...bahwa mungkin ini semua berasal dari masalah iman...masalah dimana aku coba abaikan dan tidak beri perhatian yg cukup, karena ku merasa bahwa iman ku akan Engkau tidak perlu diragukan lagi.  Mungkin sebenarnya bukan imanku terhadap Engkau ya Tuhanku, tetapi adalah iman terhadap seluruh peristiwa harian dalam hidupku.

Pagi ini, saat ku melihat pelangi sangat dekat, benar-benar dekat dan merupakan suatu peristiwa langka, aku mencoba bersyukur dalam berbagai peristiwa, berbagai berkat yang berlimpah dan mencoba menghayati apa yang telah kubaca pagi ini.

Yakinkan ku bahwa di tahun mendatangpun Engkau masih mengasihiku dengan sangat, Engkau pasti menyertai langkah-langkahkaki ini, Engkau pasti membimbing tanpa jemu, Engkau pasti memberikan sukacita yang berlimpah.  Mampukan daku memiliki iman yang hidup akan hal-hal tersebut.

Ku persembahan seluruh kehendak, rencana, mimpi, harapan, kekuatan, pekerjaan, dan seluruh diri dan kehidupanku bagi kemuliaan Tuhan....semoga keseluruhanku sesuai dengan kehendak, rencana, impian dan rencana Tuhan.  Itulah kerinduan dan doaku untuk tahun 2012. Amin.

PS.
Aneh...kok rasanya peristiwa itu baru saja terjadi yah....malam disaat Mas Wangsit menjadi pelanggan terakhir sebuah warung makan di samping Bank BRI di Merauke.

Monday, December 26, 2011

Seminggu Lagi di 2011

Langit, Gunung dan Laut
Tinggal seminggu lagi, akan berakhirlah tahun 2011 ini
Tahun yang aku awali di Merauke...dan tidak pernah terbayangkan ...akan diakhiri di Kepulauan Raja Ampat ini
Banyak pengalaman yang telah diijinkan tuk kualami...
Ada yang mengaungkan tawa...melukiskan senyuman..dan membuat tetesan air mata ...

Seminggu lagi...maka tahun 2011akan menjadi suatu kenangan
Kenangan yang seperti apakah tahun 2011 ini bagiku ?
Kenangan akan perubahan yang sangat luaar biasa...
Perubahan yang meminta suatu keberanian besar dalam diriku
Perubahan yang meminta kerelaan untuk pergi dan berlalu memulai yang baru
Perubahan yang hingga saat ini, masih meninggalkan rindu dan harapan dalam hatiku

Ingin rasanya berkata dengan lantang
Mengenai kerinduan, harapan dan cintaku
Tetapi...aku tidak memiliki daya melakukannya
Sehingga...kusimpanlah ia dalam hatiku dan kubungkus dalam doa permohonanku

Jika ku teringat pada kenangan akan cinta...
Ku nyanyikan sebuah lagu
Jika ku tersengat akan kerinduan...
Ku kenang keindahan yang pernah dilalui
Jika rasanya...ku tak mampu tuk menghadapinya...
Ku daraskan dalam doaku

Untuk cinta...
Ku tidak ingin mendobrak pintu hati
Tetapi...ku ingin diundang dan dipersilahkan masuk
Ku ingin belajar...bagaimana mencintai
Ku ingin belajar...bagaimana mempercayai
Ku ingin belajar...bagaimana membangun suatu relasi


I want to learn to love you and trust you and have a relation with you
Let the grace of God, show me how to make it
I pray that I am fulfilling the dear God's plans for me, all the way to my grave
Dear God...have pity on me...

Saturday, December 17, 2011

Rinduku Biru

Anak-anak muridku berlatarkan langit biru
Ada gerakkan hatiku ingin berkata rindu
Yahhh...rindu dengan sangat akan ....
Layakkah aku berkata rindu ?

Apakah rindu hanya pantas dikatakan kepada pihak yang tertentu
Apakah keliru...jika aku juga berkata sedang merindu
Walau tiada jalinan apapun dengan dirinya

Hmmm...apakah rindu itu hanya milik...pihak yang memiliki jalinan khusus ?
Omong-omong...rindu itu berwarna apa yah ?
Mungkin warna biru...yah...rinduku berwarna biru...!

Thursday, December 15, 2011

Damai di Hati, Damai di Bumi

Damai tidurnya Ben
Damai
Suatu rahmat yang perlu diusahakan
Tiada mungkin terjadi jika tanpa penerimaan yang tulus dan ikhlas
Lahir dari sikap yang memiliki kemampuan dalam menerima berbagai peristiwa dengan besar hati dan
Disertai iman, bahwa semua terjadi semata untuk kebaikan
Jika bukan pada saat ini...mungkin pada waktu yang akan datang yang kita tidak tahu kapan

Damai
Merupakah suatu anugerah yang luar biasa
Memampukan jiwa yang penat untuk dapat tersenyum, tenang dan optimis
Tiada risau dan terombang ambing oleh ketidak tahuan akan masa depan

Rasanya...Engkau sedang menaburkan benih damai tersebut dalam hati di dua hari ini
Melalui pengalaman, cerita teman-teman dan renungan-renungan yang terbaca
Benarkah, Engkau sedang menanam benih damai tersebut dalam hatiku ?
Nyaman rasa hatiku...pupus kesedihanku...yakin akan kasih sayangMU

Terima kasih tuk rasa damai ini...terima kasih tuk sharing teman-teman yang begitu indah...terima kasih untuk firman yang menguatkan...terima kasih untuk pengharapan yang Engkau kokohkan...terima kasih untuk kebaikMU yang tak terkira...TERIMA KASIH

Semoga damaiMU ini selalu melingkupi diri ini, hingga menjadi seperti kehendakMU saja.
Itu doaku. Amin.

Monday, December 12, 2011

Terjadilah Menurut KehendakMU

Aku belum tahu
Apakah artinya pesan yang salah kirim, yang telah ku terima beberapa kali
Apakah sebenarnya pesan yang ingin disampaikan bagi diriku ?
Apakah ada harapan darinya dengan peristiwa salah kirim yang telah terjadi beberapa kali itu?

Mungkin ada sesuatu yang dia ingin katakan melalui peristiwa tersebut, yang sulit diucapkan secara langsung
Pengulangan peristiwa itu mungkin karena aku tidak juga memahami maksudnya
Atau jikapun bukan dia yang ingin menyampaikan sesuatu dari peristiwa tersebut,
Mungkin Engkau kah Tuhanku, yang ingin berbicara sesuatu bagiku melalui kejadian tersebut ?
Jikalau itu adalah Engkau...apakah yang sesungguhnya yang ingin Engkau katakan padaku ?

Maafkanlah...karena aku belum mampu juga manangkap pesan MU tersebut
Maafkanlah...jika aku tidak juga mengerti
Maafkanlah...karena dalam hatiku masih juga tersimpan suatu harapan
Maafkanlah...jika aku masih bersikap keliru
Sungguh...aku mohon maafkanlah...

Sesungguhnya...ada perasaan yang kurang nyaman saat harus menerima pesan yang salah alamat tersebut
Sesungguhnya...ada perasaan sedih di kedalaman hatiku
Sesungguhnya...aku tidak ingin menjadi sasaran tempat salam kirim
Sesungguhnya...ku berharap, ia mengatakan sesuatu secara jelas, mengenai harapannya dan keinginannya

Agar ku tahu dengan baik dan benar dalam bersikap
Agar ku menempatkan diriku sesuai dengan harapan, baik dirinya maupun Dikau, Tuhanku.
Agar semuanya menjadi jelas...
Agar tiada kerinduan yang berlarut-larut...tiada harapan yang terus ku bangun...tiada kesedihan dalam mengenang kebersamaan kita...

Walau sangat ingin sekali rasanya mengasihi dirinya seumur hidupku
Menjadi penolong baginya dan mendampinginya dalam perjalanan di bumi ini
Bersama-sama dengannya berdoa dan memuji serta memuliakan Engkau Tuhan kami
Bersama-sama dengannya membangun keluarga kecil yang sederhana
Itulah harapan dan kerinduanku...

Tetapi...membangun suatu harapan dan impian itu kedalam realita tidaklah bisa seorang diri
Memerlukan kesepakatan dua hati
Diperlukan adanya ketulusan dua insan
Harus terjadi pertemuan antara dua hati

Kuakui...memang daku sangat berharap...hati kami akan bertemu...
Diatas segalanya..."terjadilah menurut kehendakMU saja..."
Mampukan diriku untuk selalu mendoakan kalimat itu...
"Terjadilah padaku, menurut kehendakMU saja...

Search This Blog