Didalam diriku ada sekelibat bayangan seperti ini...
Ada sebuah rumah sederhana, yang memiliki halaman baik pada bagian depan dan belakangnya, rumah yang ditanamai dengan bunga-bunga disekitarnya dan memiliki pohon rindang serta seekor anjing yang bermain-main dihalamannya.
Pada suatu sore, didalam rumah tersebut ada seorang perempuan yang sedang bermain bersama seorang anak kecil...kelihatannya mereka sangat asyik dalam kegiatan mereka dirunag tengah yang penuh dengan permainan si anak...seperti gambaran seorang ibu yang sedang mengajari anaknya membuat sesuatu, sambil menunggu saat suaminya tiba kembali dari bakerja.
Setiap pagi, sebelum berangkat bekerja, ia selalu memberi kecupan pada kening suaminya dengan lembut dan bersama-sama dengan anaknya mereka akan melambaikan tangan sambil tersenyum mengantarkannya berangkat bekerja. Sambil menunggu sang suami tiba kembali dirumah....banyak hal yang dapat ia lakukan.
Setelah memasak makanan untuk bersantap siang...ada kalanya ia mengisi waktunya dengan bermain musik...ada kalanya ia membuat kue-kue kesukaan suami dan anaknya...ada kalanya ia mengolah foto-foto hasil jempretannya...ada kalanya ia menulis...ada kalanya ia membuat kerjajinan tangan...membuat kristik atau strimin...ada kalanya mengurus tanaman disekitar rumah...dan juga anjing peliharaan mereka .... dan banyak hal yang adapat ia lakukan sepanjang hari dirumah bersama anaknya sambil menunggu suaminya tiba.
Dan saat sore menjelang malam...saat suaminya tiba...hal pertama yang ia lakukan adalah mengecup lembut kembali kening suaminya...bersyukur bahwa sang kekasihnya telah tiba kembali dirumah mereka. Bersama mereka bermain sejenak dengan sang anak...sambil menunggu saat bersantap malam bersama...
Saat malam tiba...sambil menunggu sang anak tertidur...mereka berbincang-bincang tentang pengalaman mereka sepanjang hari...terkadang ia sambil memijit pundak suaminya, yang lelah setelah bekerja...banyak hal yang mereka perbincangkan sepanjang malam.
Ada saat dimana ia menemani suaminya menonton televisi...mungkin menonton pertandingan sepak bola atau film-film tertentu...biasanya menereka menonton sambil bercanda atau mengoda satu sama lain...dan ia paling menyukai saat suaminya membelai lembut kening dan rambutnya...ia sangat senang dibelai oleh suaminya.
Menjelang istirahat malammereka selalu berdoa bersama...ia tahu bahwa suaminya adalah seorang yang takut akan Tuhan...dan ia yakin suaminya akan membawa dirinya semakin dekat dengan Tuhannya. Menjelang pagi saat terjaga...mereka membaca firman bersama...memulai hari dengan bersyukur. Ia selalu ingin agar rumah sederhana itu sungguh-sungguh mampu menjadi rumah yang memiliki dasar kuat dalam Tuhan...dalam segala perkara yang ada didalam kehidupan rumah tersebut...mereka berdua membawanya kepada Sang Pemilik...yang telah memperkenankan mereka memiliki rumah dan kehidupan sederhana yang indah itu.
Bersama-sama mereka membesarkan sang anak menjadi pribadi yang di kasihi Tuhan...
Begitulah gambaran kehidupan sederhana didalam rumah yang sederhana itu...
Dan itulah gambaran dalam benakku tentang harapanku akan kehidupan berkeluarga...
Perempuan itu adalah gambaran diriku yang sangat kurindukan...
Mungkin ada orang yang tersenyum kecut melihat gambaranku tersebut...tetapi itulah gambaranku..itulah impianku...harapanku...
Sungguh sangat memohon rahmat dan kemurahan hati Tuhan...sangat memohon...
Semoga DIA berkenan.
Wednesday, March 21, 2012
Sunday, January 29, 2012
Pencaharian Rumah
![]() |
| Me with d white laptop |
Selalu berdoa dan bermohon agar dibimbing menapaki jalan-jalan yang telah DIA susun dan rancangkan untuk dilalui agar dapat behenti dalam sebuah rumah
Rumah...sebuah tempat dimana hati berdiam
Rumah...sebuah perlindungan bagi jiwa dari panas dan hujan yang menerpa
Rumah...dimana hati dan jiwa merasa aman dan nyaman
Rumah...tempat menuangkan berbagai ilham dan inspirasi
Rumah...tempat segala cerita tercurah
Rumah...tempat kita berbagi tanpa ragu dan kuatir
Rumah...tempat membesarkan para malaikat-malaikat titipanNYA
Merindukan rumah...untuk merebahkan bahu
Merindukan rumah...tempat berbagi rahasia terdalam yang tak ingin diketahui orang lainnya
Merindukan rumah...tempat merenung , berdialog dan merencanakan masa depan bersama
Serta merindukan rumah yang akan membuat semakin dekat dengan Engkau wahai Sang Pencipta
Tak ingin jiwa menjadi kosong...
Jiwa yang telah lelah menggembara entah sampai kemana
Jiwa yang telah melalui malam-malam kelam yang melelahkan
Rindu akan rumah...
Bilakah sampai pada 'rumah' impianMU itu...
Bawalah jiwa agar berhenti, berteduh dan diam dalam rumah impianMU
Semoga...langkah-langkah ini telah berada dijalan yang benar menuju rumahnya...
Semoga...
Saturday, December 31, 2011
Teach me, dear Lord
![]() |
| Smile in the middle |
Your ways always
To have heart only surrender to You
To have hope in You and love that always blooms for You and springs for all people sorround me
To have heart of wisdom in this life of journey and listen to You always
Dear Lord, always teach me everyday
In every trouble, teach me to survive
In every anxiety, teach me to trust You
In every drop of tears, teach me to tough up
There is always hope in You, O Lord
My dear Lord, teach me always
To become a better person day by day
To keep working hard and submit the result to God will
To see the beauty in simplicity
To have a simple heart and humility
Lord, teach me, today and in the future
Only trust You all of my life
My life in Your hands, oh Lord
Guide me and help me in every single of my days in 2012
I know, dear Lord God is always accompanied
Thank you for all the blessing in my life
Thank you my dear Lord...
Thank you
Friday, December 30, 2011
Berhitung Berkat
Dan jika sekarang aku melihat kebelakang...mengingat harapan-harapanku saat itu...aku terharu dan mataku serasa berlinang air mata. Tidak tahu bagaimana harus mengekspresikan perasaan dalam hati ini
Dan pagi ini...saat aku membaca Kejadian 21:1 "Tuhan memperhatikan Sara, seperti yang difirmankanNya, dan Tuhan melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikanNya"
kemudian mencoba mengganti kata "Sara" dengan namaku "Juniar", hatiku bergetar dan terharu sangat...ingin rasanya menangis...
Ku tahu bahwa aku belum memiliki iman yang cukup kuat dan besar untuk dapat tenang dan ikhlas akan masa yang telah berlalu dan menjalani masa yang akan datang.
Aku sungguh berharap dan berusaha...untuk dapat dengan sungguh-sungguh mengenali setiap kehendakMU...tetapi terkadang aku merasa gagal...tidak mampu...bahkan mungkin berada di jalan yang tidak sesuai dengan kehendakMU
Berkali-kali aku kembali bertanya dan berusaha untuk terus menjadi seperti apa yang Engkau kehendaki...dan sering kali aku merasa kembali tidak tahu harus bagaimana
Kadang aku kuatir dan takut...bahwa apa yang aku dengarkan dalam hatiku atau doaku...adalah suara keinginanku sendiri...bukan sesuatu yang berasal dari padaMU
Ingin aku memiliki iman seperti apa yang tertulis dalam Ibrani 11:1 "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat"...yang pagi ini juga telah menyengat hatiku. Tumbuh suatu kesadaran...bahwa mungkin ini semua berasal dari masalah iman...masalah dimana aku coba abaikan dan tidak beri perhatian yg cukup, karena ku merasa bahwa iman ku akan Engkau tidak perlu diragukan lagi. Mungkin sebenarnya bukan imanku terhadap Engkau ya Tuhanku, tetapi adalah iman terhadap seluruh peristiwa harian dalam hidupku.
Pagi ini, saat ku melihat pelangi sangat dekat, benar-benar dekat dan merupakan suatu peristiwa langka, aku mencoba bersyukur dalam berbagai peristiwa, berbagai berkat yang berlimpah dan mencoba menghayati apa yang telah kubaca pagi ini.
Yakinkan ku bahwa di tahun mendatangpun Engkau masih mengasihiku dengan sangat, Engkau pasti menyertai langkah-langkahkaki ini, Engkau pasti membimbing tanpa jemu, Engkau pasti memberikan sukacita yang berlimpah. Mampukan daku memiliki iman yang hidup akan hal-hal tersebut.
Ku persembahan seluruh kehendak, rencana, mimpi, harapan, kekuatan, pekerjaan, dan seluruh diri dan kehidupanku bagi kemuliaan Tuhan....semoga keseluruhanku sesuai dengan kehendak, rencana, impian dan rencana Tuhan. Itulah kerinduan dan doaku untuk tahun 2012. Amin.
PS.
Aneh...kok rasanya peristiwa itu baru saja terjadi yah....malam disaat Mas Wangsit menjadi pelanggan terakhir sebuah warung makan di samping Bank BRI di Merauke.
kemudian mencoba mengganti kata "Sara" dengan namaku "Juniar", hatiku bergetar dan terharu sangat...ingin rasanya menangis...
Ku tahu bahwa aku belum memiliki iman yang cukup kuat dan besar untuk dapat tenang dan ikhlas akan masa yang telah berlalu dan menjalani masa yang akan datang.
Aku sungguh berharap dan berusaha...untuk dapat dengan sungguh-sungguh mengenali setiap kehendakMU...tetapi terkadang aku merasa gagal...tidak mampu...bahkan mungkin berada di jalan yang tidak sesuai dengan kehendakMU
Berkali-kali aku kembali bertanya dan berusaha untuk terus menjadi seperti apa yang Engkau kehendaki...dan sering kali aku merasa kembali tidak tahu harus bagaimana
Kadang aku kuatir dan takut...bahwa apa yang aku dengarkan dalam hatiku atau doaku...adalah suara keinginanku sendiri...bukan sesuatu yang berasal dari padaMU
Ingin aku memiliki iman seperti apa yang tertulis dalam Ibrani 11:1 "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat"...yang pagi ini juga telah menyengat hatiku. Tumbuh suatu kesadaran...bahwa mungkin ini semua berasal dari masalah iman...masalah dimana aku coba abaikan dan tidak beri perhatian yg cukup, karena ku merasa bahwa iman ku akan Engkau tidak perlu diragukan lagi. Mungkin sebenarnya bukan imanku terhadap Engkau ya Tuhanku, tetapi adalah iman terhadap seluruh peristiwa harian dalam hidupku.
Pagi ini, saat ku melihat pelangi sangat dekat, benar-benar dekat dan merupakan suatu peristiwa langka, aku mencoba bersyukur dalam berbagai peristiwa, berbagai berkat yang berlimpah dan mencoba menghayati apa yang telah kubaca pagi ini.
Yakinkan ku bahwa di tahun mendatangpun Engkau masih mengasihiku dengan sangat, Engkau pasti menyertai langkah-langkahkaki ini, Engkau pasti membimbing tanpa jemu, Engkau pasti memberikan sukacita yang berlimpah. Mampukan daku memiliki iman yang hidup akan hal-hal tersebut.
Ku persembahan seluruh kehendak, rencana, mimpi, harapan, kekuatan, pekerjaan, dan seluruh diri dan kehidupanku bagi kemuliaan Tuhan....semoga keseluruhanku sesuai dengan kehendak, rencana, impian dan rencana Tuhan. Itulah kerinduan dan doaku untuk tahun 2012. Amin.
PS.
Aneh...kok rasanya peristiwa itu baru saja terjadi yah....malam disaat Mas Wangsit menjadi pelanggan terakhir sebuah warung makan di samping Bank BRI di Merauke.
Monday, December 26, 2011
Seminggu Lagi di 2011
![]() |
| Langit, Gunung dan Laut |
Tahun yang aku awali di Merauke...dan tidak pernah terbayangkan ...akan diakhiri di Kepulauan Raja Ampat ini
Banyak pengalaman yang telah diijinkan tuk kualami...
Ada yang mengaungkan tawa...melukiskan senyuman..dan membuat tetesan air mata ...
Seminggu lagi...maka tahun 2011akan menjadi suatu kenangan
Kenangan yang seperti apakah tahun 2011 ini bagiku ?
Kenangan akan perubahan yang sangat luaar biasa...
Perubahan yang meminta suatu keberanian besar dalam diriku
Perubahan yang meminta kerelaan untuk pergi dan berlalu memulai yang baru
Perubahan yang hingga saat ini, masih meninggalkan rindu dan harapan dalam hatiku
Ingin rasanya berkata dengan lantang
Mengenai kerinduan, harapan dan cintaku
Tetapi...aku tidak memiliki daya melakukannya
Sehingga...kusimpanlah ia dalam hatiku dan kubungkus dalam doa permohonanku
Jika ku teringat pada kenangan akan cinta...
Ku nyanyikan sebuah lagu
Jika ku tersengat akan kerinduan...
Ku kenang keindahan yang pernah dilalui
Jika rasanya...ku tak mampu tuk menghadapinya...
Ku daraskan dalam doaku
Untuk cinta...
Ku tidak ingin mendobrak pintu hati
Tetapi...ku ingin diundang dan dipersilahkan masuk
Ku ingin belajar...bagaimana mencintai
Ku ingin belajar...bagaimana mempercayai
Ku ingin belajar...bagaimana membangun suatu relasi
I want to learn to love you and trust you and have a relation with you
Let the grace of God, show me how to make it
I pray that I am fulfilling the dear God's plans for me, all the way to my grave
Dear God...have pity on me...
Saturday, December 17, 2011
Rinduku Biru
![]() |
| Anak-anak muridku berlatarkan langit biru |
Yahhh...rindu dengan sangat akan ....
Layakkah aku berkata rindu ?
Apakah rindu hanya pantas dikatakan kepada pihak yang tertentu
Apakah keliru...jika aku juga berkata sedang merindu
Walau tiada jalinan apapun dengan dirinya
Hmmm...apakah rindu itu hanya milik...pihak yang memiliki jalinan khusus ?
Omong-omong...rindu itu berwarna apa yah ?
Mungkin warna biru...yah...rinduku berwarna biru...!
Thursday, December 15, 2011
Damai di Hati, Damai di Bumi
![]() |
| Damai tidurnya Ben |
Suatu rahmat yang perlu diusahakan
Tiada mungkin terjadi jika tanpa penerimaan yang tulus dan ikhlas
Lahir dari sikap yang memiliki kemampuan dalam menerima berbagai peristiwa dengan besar hati dan
Disertai iman, bahwa semua terjadi semata untuk kebaikan
Jika bukan pada saat ini...mungkin pada waktu yang akan datang yang kita tidak tahu kapan
Damai
Merupakah suatu anugerah yang luar biasa
Memampukan jiwa yang penat untuk dapat tersenyum, tenang dan optimis
Tiada risau dan terombang ambing oleh ketidak tahuan akan masa depan
Rasanya...Engkau sedang menaburkan benih damai tersebut dalam hati di dua hari ini
Melalui pengalaman, cerita teman-teman dan renungan-renungan yang terbaca
Benarkah, Engkau sedang menanam benih damai tersebut dalam hatiku ?
Nyaman rasa hatiku...pupus kesedihanku...yakin akan kasih sayangMU
Terima kasih tuk rasa damai ini...terima kasih tuk sharing teman-teman yang begitu indah...terima kasih untuk firman yang menguatkan...terima kasih untuk pengharapan yang Engkau kokohkan...terima kasih untuk kebaikMU yang tak terkira...TERIMA KASIH
Semoga damaiMU ini selalu melingkupi diri ini, hingga menjadi seperti kehendakMU saja.
Itu doaku. Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)




