Hingga saat ini, hatiku masih merasakan berat untuk keputusan itu
Sungguh suatu ketidak adilan bagiku, rasanya begitu
Tiada seorangpun dipihak ku
Termasuk orang yang sangat kuharapkan dukungannya
Bagi ku seolah-olah orang-orang mencari posisi aman bagi diri mereka sendiri
Aku bahkan merasa seperti dimanfaatkan dalam situasi ini
Dimanfaatkan oleh pihak yang saat membutuhkan diriku bersikap seperti orang yang membutuhkan...tetapi begitu serasa sudah mengetahui segalanya dan tidak membutuhkan lagi...seolah-olah aku dibiarkan begitu saja dalam kesulitanku...bahkan seolah-olah diperlakukan seperti orang yang tidak diperlukan lagi.
Sedih sekali rasanya...!
Sehingga aku berkata dalam doaku , "Ya, Tuhanku, belalah perkaraku...aku tidak tahu kepada siapa lagi aku harus percaya dan berharap"
Aku tidak ingin pergi karena seperti ini ceritanya...aku tidak ingin pindah karena suatu ketidak adilan
Tunjukkanlah keadilan bagi diri ku ini...
Jangan sampai pupus harapanku ...
Mampu kan ku tuk tetap bersyukur...
Mampukanku...!
Wednesday, June 08, 2011
Thursday, June 02, 2011
Edisi Juni 2011
Belajar untuk menjadi indah bagi diriMU ternyata tidak ada habisnya ya...
Terutama saat hati dan logikaku tidak mampu menerima realitas...rasanya ingin berlalu dan pergi begitu saja
Akan tetapi, bagaimana Engkau masih berusaha untuk menjangkau diri ini...seolah tidak ingin membiarkan semakin terpuruk...
Engkau kirimlah orang-orang dengan beraneka macam cara yang tak terkira untuk menjadi teman...baik lewat sms, telp, FB, maupun perbincangan yang tak terduga
Dan kemudian diriku serasa diberi banyak sekali rahmat
Hari esok tiada kutahu
Hanya didalam Engkau saja kuyakini bahwa hidup dan masa depanku adalah indah
Bantulah daku untuk selalu mengimani hal tersebut tanpa ragu...!
Terutama saat hati dan logikaku tidak mampu menerima realitas...rasanya ingin berlalu dan pergi begitu saja
Akan tetapi, bagaimana Engkau masih berusaha untuk menjangkau diri ini...seolah tidak ingin membiarkan semakin terpuruk...
Engkau kirimlah orang-orang dengan beraneka macam cara yang tak terkira untuk menjadi teman...baik lewat sms, telp, FB, maupun perbincangan yang tak terduga
Dan kemudian diriku serasa diberi banyak sekali rahmat
Hari esok tiada kutahu
Hanya didalam Engkau saja kuyakini bahwa hidup dan masa depanku adalah indah
Bantulah daku untuk selalu mengimani hal tersebut tanpa ragu...!
Sunday, May 29, 2011
Ngilu
Akhir-akhir ini hatiku sering merasakan ngilu...dan kadang-kadang berakhir dengan kesedihan yang tak terkira
Berbagai peristiwa dan kenyataan yang sulit untuk diterima dengan lapang dada, peristiwa yang kurasa tidak cukup adil, peritiwa yang sangat mengecewakan, peristiwa yang mematahkan hati dan peristiwa harus menyadari dan menerima bahwa ada saat dimana tidak ada seorangpun yang berada dibelakang diri ini yang kuharapkan dapat membela dan perkaraku untuk mendapatkan suatu keadilan.
Aku masih harus berjuang keras untuk menjadi tulus dan merelakan semua peristiwa yang telah terjadi
Dan aku juga berusaha keras untuk tidak berpikiran negatif dan mengimani bahwa semua ini untuk kebaikkanku semata
Aku juga berusaha keras untuk dapat bersyukur dari seluruh peristiwa ini
Aku juga sedang berusaha keras untuk dapat mempercayai bahwa semua akan baik-baik saja
Mungkin memang tidak adil
Mungkin memang harus kecewa
Mungkin memang harus begini ceritanya...
Tetapi Tuhan adalah Sang Sutradara Agung dari semua peristiwa
Mungkin atas restuNYA lah aku diijinkan untuk melakoni hal-hal itu semua
Jika demikian...aku harus bisa untuk ikhlas menerima semua peristiwa ini sebagai suatu rangkaian ILAHI dalam pembentukkan diriku menjadi lebih indah
Mungkin memang ada hal-hal mendasar sekali yang harus dirubah dalam diriku
Semoga aku tidak sedang memasuki wilayah/daerah orang lain atau bahkan hak milik orang lain
Semoga aku tidak sedang memaksakan kehendakku
Semoga aku tidak berjalan seperti rancanganku sendiri
Semoga bukan karena keegoisanku...aku menjadi kehilangan banyak kesempatan
Semoga aku mampu unuk memaknai berbagai peristiwa
Semoga aku sungguh berjalan seperti apa yang ENGKAU kehendaki ya Tuhanku
Semoga bukan hanya dibibirku aku berucap terimakasih
Tetapi sungguh dengan hati dan perbuatanku, aku menunjukkan ucapan terimakasihku itu
Semoga aku tetap bersemnagat melakukan yang terbaik yang dapat kulakukan dengan penuh tanggung jawab bagi Tuhanku,
Sehingga aku boleh yakin bahwa Tuhan juga akan melakukan yang terbaik yang dapat dilakukanNYA pada waktuNYA bagi diriku
Aku ingin mengalir...seperti air...
AIR adalah simbol diriku yang pernah kutemukan dalam kontemplasiku dulu
Untuk saat ini...bimbinglah dan tuntunlah daku dengan sangat jelas dengan kuasa ROH KudusMU
Agar ....
Hanya yang berasal dariMU yang menjadi kerinduanku
Hanya yang berasal dariMU yang kuharapkan terjadi
Hanya yang menjadi impianMU juga menjadi impianku
Hanya yang ENGKAU rencanakan terjadi dalam hidupku
Hanya dari ENGKAU...TUHAN, pemilik dan penciptaku
Karena aku ini hanyalah debu
Yang dapat ENGKAU tiupkan kapanpun ENGKAU mau
Karena aku ini hanyalah setitik air dipinggir timba...yang sesungguhnya dapat tidak berarti apapun tanpa cinta kasihMU
Inlah daku, ya TUhanku, seorang Juniar Mahdalena,
Kuserahkan segalaku dalam tanganMU yang penuh kasih.
Berbagai peristiwa dan kenyataan yang sulit untuk diterima dengan lapang dada, peristiwa yang kurasa tidak cukup adil, peritiwa yang sangat mengecewakan, peristiwa yang mematahkan hati dan peristiwa harus menyadari dan menerima bahwa ada saat dimana tidak ada seorangpun yang berada dibelakang diri ini yang kuharapkan dapat membela dan perkaraku untuk mendapatkan suatu keadilan.
Aku masih harus berjuang keras untuk menjadi tulus dan merelakan semua peristiwa yang telah terjadi
Dan aku juga berusaha keras untuk tidak berpikiran negatif dan mengimani bahwa semua ini untuk kebaikkanku semata
Aku juga berusaha keras untuk dapat bersyukur dari seluruh peristiwa ini
Aku juga sedang berusaha keras untuk dapat mempercayai bahwa semua akan baik-baik saja
Mungkin memang tidak adil
Mungkin memang harus kecewa
Mungkin memang harus begini ceritanya...
Tetapi Tuhan adalah Sang Sutradara Agung dari semua peristiwa
Mungkin atas restuNYA lah aku diijinkan untuk melakoni hal-hal itu semua
Jika demikian...aku harus bisa untuk ikhlas menerima semua peristiwa ini sebagai suatu rangkaian ILAHI dalam pembentukkan diriku menjadi lebih indah
Mungkin memang ada hal-hal mendasar sekali yang harus dirubah dalam diriku
Semoga aku tidak sedang memasuki wilayah/daerah orang lain atau bahkan hak milik orang lain
Semoga aku tidak sedang memaksakan kehendakku
Semoga aku tidak berjalan seperti rancanganku sendiri
Semoga bukan karena keegoisanku...aku menjadi kehilangan banyak kesempatan
Semoga aku mampu unuk memaknai berbagai peristiwa
Semoga aku sungguh berjalan seperti apa yang ENGKAU kehendaki ya Tuhanku
Semoga bukan hanya dibibirku aku berucap terimakasih
Tetapi sungguh dengan hati dan perbuatanku, aku menunjukkan ucapan terimakasihku itu
Semoga aku tetap bersemnagat melakukan yang terbaik yang dapat kulakukan dengan penuh tanggung jawab bagi Tuhanku,
Sehingga aku boleh yakin bahwa Tuhan juga akan melakukan yang terbaik yang dapat dilakukanNYA pada waktuNYA bagi diriku
Aku ingin mengalir...seperti air...
AIR adalah simbol diriku yang pernah kutemukan dalam kontemplasiku dulu
Untuk saat ini...bimbinglah dan tuntunlah daku dengan sangat jelas dengan kuasa ROH KudusMU
Agar ....
Hanya yang berasal dariMU yang menjadi kerinduanku
Hanya yang berasal dariMU yang kuharapkan terjadi
Hanya yang menjadi impianMU juga menjadi impianku
Hanya yang ENGKAU rencanakan terjadi dalam hidupku
Hanya dari ENGKAU...TUHAN, pemilik dan penciptaku
Karena aku ini hanyalah debu
Yang dapat ENGKAU tiupkan kapanpun ENGKAU mau
Karena aku ini hanyalah setitik air dipinggir timba...yang sesungguhnya dapat tidak berarti apapun tanpa cinta kasihMU
Inlah daku, ya TUhanku, seorang Juniar Mahdalena,
Kuserahkan segalaku dalam tanganMU yang penuh kasih.
Sunday, May 22, 2011
Dukungan
Inilah indahnya persahabatan
Tatkala diriku merasa memiliki beban
Mereka datang dengan kebaikan yang tak terkira
Dengan penghiburan yang menyejukkan
Dengan kebajikan yang menenangkan...
Biarlah berlalu semua ini
Biarlah diriku dimampukan untuk mengikhlaskan semuanya
Biarlah segala peristiwa menjadi sarana pembelajaran agar memiliki hati yang besar (seperti kata Rensi)
Biarlah diriku semakin mengandalkan DIA saja
Tentang perasaan ini ??
Biarlah juga kasihku akan ia dibentuk oleh Sang Kasih Kekal
Biarlah semua mengalir adanya
Biarlah aku dibimbing dan dibentuk untuk menjadi seorang seperti kehendakNYA
Semoga kasih ini adalah tulus adanya
Semoga kasih ini akan berakhir dengan indah
Semoga kasih ini merupakan rahmat dariNYA
Semoga kasih dari hatiku ini bertemu dengan kasih dari hatinya
Semoga kasih kita bertemu disini... AMIEN
Tatkala diriku merasa memiliki beban
Mereka datang dengan kebaikan yang tak terkira
Dengan penghiburan yang menyejukkan
Dengan kebajikan yang menenangkan...
Biarlah berlalu semua ini
Biarlah diriku dimampukan untuk mengikhlaskan semuanya
Biarlah segala peristiwa menjadi sarana pembelajaran agar memiliki hati yang besar (seperti kata Rensi)
Biarlah diriku semakin mengandalkan DIA saja
Tentang perasaan ini ??
Biarlah juga kasihku akan ia dibentuk oleh Sang Kasih Kekal
Biarlah semua mengalir adanya
Biarlah aku dibimbing dan dibentuk untuk menjadi seorang seperti kehendakNYA
Semoga kasih ini adalah tulus adanya
Semoga kasih ini akan berakhir dengan indah
Semoga kasih ini merupakan rahmat dariNYA
Semoga kasih dari hatiku ini bertemu dengan kasih dari hatinya
Semoga kasih kita bertemu disini... AMIEN
Sunday, May 15, 2011
Tak Terpahamiku
Bagaimanakah mungkin orang-orang berkata bahwa akulah yang mempengaruhi pimpinan dan seolah menyetir dirinya ??
Bagaimanakah mungkin diriku dipersalahkan untuk pendapat seperti itu ?
Bukankah pimpinan adalah pimpinan...orang mengambil keputusan berdasarkan tanggung jawabnya dan jabatannya
Bukankah si pimpinan meminta untuk dibantu...maka aku ada untuk membantu
BUkankah dia merasa berat...maka aku ingin menolong meringankan
Bukankah dia merasa belum tahu banyak hal...maka aku mau belajar bersamanya
Bukankah dari segala peristiwa...dia yang tetap mengambil keputusan ??
Aku sedang merasa seperti orang yang dimanfaatkan
Aku merasa seperti orang yang saat tidak dibutuhkan lagi...maka dibuang
Aku merasa diperlakukan dengan tidak adil
Aku merasa pimpinan hanya mencari posisi aman bagi dirinya sendiri
Aku merasa seperti dibiarkan sendiri...
Getir sekali rasa hatiku....
Sedih dan pilu didalam kalbuku...
Bagaimana melalui semua ini ?
Ku ingin belajar dari tulisan Right Tolerance by Paulo Coelho
The warriors of light always keeps their hearts clean of feelings of hatred.
When they go to fight, they always remember Christ’s words: “love your enemies”.
And the warriors obey.
But they know that the act of forgiving foes does not force them to accept everything.
Warrior cannot lower their heads – otherwise they lose sight of the horizon of their dreams.
The warrior notes that the adversaries are there to test our persistence, our ability to make decisions.
Adversaries are a blessing – because they force the warriors of light to fight for their dreams.
Love your enemy. But never forget: he is not your friend.
Bagaimanakah mungkin diriku dipersalahkan untuk pendapat seperti itu ?
Bukankah pimpinan adalah pimpinan...orang mengambil keputusan berdasarkan tanggung jawabnya dan jabatannya
Bukankah si pimpinan meminta untuk dibantu...maka aku ada untuk membantu
BUkankah dia merasa berat...maka aku ingin menolong meringankan
Bukankah dia merasa belum tahu banyak hal...maka aku mau belajar bersamanya
Bukankah dari segala peristiwa...dia yang tetap mengambil keputusan ??
Aku sedang merasa seperti orang yang dimanfaatkan
Aku merasa seperti orang yang saat tidak dibutuhkan lagi...maka dibuang
Aku merasa diperlakukan dengan tidak adil
Aku merasa pimpinan hanya mencari posisi aman bagi dirinya sendiri
Aku merasa seperti dibiarkan sendiri...
Getir sekali rasa hatiku....
Sedih dan pilu didalam kalbuku...
Bagaimana melalui semua ini ?
Ku ingin belajar dari tulisan Right Tolerance by Paulo Coelho
The warriors of light always keeps their hearts clean of feelings of hatred.
When they go to fight, they always remember Christ’s words: “love your enemies”.
And the warriors obey.
But they know that the act of forgiving foes does not force them to accept everything.
Warrior cannot lower their heads – otherwise they lose sight of the horizon of their dreams.
The warrior notes that the adversaries are there to test our persistence, our ability to make decisions.
Adversaries are a blessing – because they force the warriors of light to fight for their dreams.
Love your enemy. But never forget: he is not your friend.
Setahun berlalu
Hari ini, perisis 15 Mei, setahun yang lalu Sang Pencipta mengajak dirimu meninggalkan kefanaan dunia ini
Ku imanai, engkau telah menjadi perantara doa bagi kami anak-anak dan keluargamu yang masih berziarah dibumi ini.
Ku membayangkan engkau tersenyum dari surga indah itu
Ku membayangkan, engkau melihat diriku dengan pergumulanku
Ku membayangkan engkau berusaha membantu dirikuKu membayangkan engkau juga turut bersedih untuk kesedihan yang sedang kualami
Aku rindu berbincang dengan dirimu Bapak...
Tiada lagi teman berdiskusi tentang pekerjaan yang seperti dirimu, Pak
Ku ingin mendengarkan nasehat bijaksana dari dirimu
Ku ingin engkau mendengarkan cerita ku kali ini
Bapakku....aku masih merindukanmu....SANGAT!!!
Saturday, May 07, 2011
Bertahanlah
"Bertahanlah sedikit lagi", itulah kalimat yang kudapatkan dari Mei tadi malam.
Mungkin sudah saatnya untuk melangkah ketempat baru dimanapun itu, katanya selanjutnya.
Mungkin beberapa hal yang terasa kurang nyaman ini, memang harus terjadi
Tetapi tentang bagaimana pendapat dan cara pihak lain berpikir dan berpendapat itu bukan dalam wilayah otoritas diriku.
Memberi suatu pandangan mungkin baik
Tetapi apakah hal itu dapat diterima atau tidak, it not my bussiness
Setiap orang memiliki view of point sendiri
Cobalah bertahan sedikit lagi...
Dengan tetap berharap dan mohon bimbingan...kemana harus melangkah selanjutnya.
Tersenyumlah Juniar...ajak hatiku...
Semua akan berlalu...
Mungkin sudah saatnya untuk melangkah ketempat baru dimanapun itu, katanya selanjutnya.
Mungkin beberapa hal yang terasa kurang nyaman ini, memang harus terjadi
Tetapi tentang bagaimana pendapat dan cara pihak lain berpikir dan berpendapat itu bukan dalam wilayah otoritas diriku.
Memberi suatu pandangan mungkin baik
Tetapi apakah hal itu dapat diterima atau tidak, it not my bussiness
Setiap orang memiliki view of point sendiri
Cobalah bertahan sedikit lagi...
Dengan tetap berharap dan mohon bimbingan...kemana harus melangkah selanjutnya.
Tersenyumlah Juniar...ajak hatiku...
Semua akan berlalu...
Subscribe to:
Posts (Atom)
